Oleh: Anggi Idham
Aku tak bisa marah, karena bagiku kau adalah anugerah terindah yang mendekap barisan hariku
Penuh bahagia tumpah ruah
Sepotong senyuman yang engkau titipkan pada arakan senja
Menghapus kesalku menjadi tawa merekah
Rinduku tiba-tiba dipenuhi keindahan yang sangat berlimpah
Pertama tatapku yang bergulir nyata pada beningnya matamu
Tak peduli seberapa lemah getar itu menyisir dalam batinku
Mengenalmu adalah anugerah bagiku
Menyakitimu serupa larangan
Pertemuan menjadi kebahagiaan
Kamu itu majas
Terlihat rumit dan lain, tapi penuh keindahan
Kamu sangat populer di kepalaku
Bahkan saat aku tidur, kepalaku tetap disibukkan olehmu
Karena kamu selalu singgah dalam mimpiku
Aku Hanya orang biasa
Sedangkan kamu adalah orang yang sangat luar biasa bagiku.
Watansoppeng, 12 Agustus 2022
