Oleh: Rangga Putra Pratama

Tak terasa hari ini adalah hari terakhir saya duduk di bangku kelas VII SMP. Hari yang saya tunggu-tunggu. Perasaan saya sangat senang, gembira, dan juga sedih. Bagaimana tidak, hari ini adalah hari kenaikan kelas dan juga hari perpisahan antara guru yang menginspirasi saya untuk menjadi orang yang lebih baik.

Guru yang saya maksud adalah ibu Gusnawati, wali kelas kami di kelas VII.4 SMPN 1 Watansoppeng. Ia juga merupakan guru mapel Bahasa Inggris, mata pelajaran yang sangat saya senangi. Saya sangat mengagumi ibu guruku itu karena beliau telah mengajari saya dan murid-murid lain selama 1 tahun untuk menjadi orang yang baik. Setiap kali kami melakukan kesalahan, ia dengan sabar menasehati kami untuk tidak mengulanginya lagi. Dengan sifat lembut dan keibuannya, kami merasa nyaman setiap kali beliau hadir membersamai kami di sekolah. Ia adalah ibu kedua kami yang selalu mengayomi. 

Saya  masih ingat saat kami melakukan kegiatan proyek penguatan profil pelajar Pancasila,” penjernihan air sederhana. Beliau dengan telaten mengajari kami cara melakukan proyek itu dengan baik dan benar. Begitu pula dengan proyek lainnya, seperti proyek “pembuatan makanan tradisional nasu manu lekku”, dan proyek keripik pisang. Beliau selalu ada di saat kami membutuhkan.

Terima kasih ibu guruku yang baik hati karena telah menemani saya dan mengajari saya untuk menjadi orang yang lebih baik. Nasihat yang ibu berikan sangat berarti bagi saya. Aku selalu berdoa semoga ibu selalu sehat wal afiat, diberi umur yang panjang,dan selalu dilindungi oleh Allah Swt. Sampai jumpa lagi ibu guruku. Kami menyayangi Ibu selamanya.

Watansoppeng, 24 Juni 2022

.


(Visited 70 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *