Pagi hari yang cerah,matahari terbit di ufuk timur,sinarnya menyinari alam yang liar.
Pagi hari aku terbangun dari tidurku. Aku membereskan tempat tidur,lalu membantu kedua orang tuaku. Aku juga sedang menunggu notif dari seseorang. Sudah berjam-jam aku menunggu notif dari dia tetapi sampai sekarang belum muncul.

Malam pun tiba di mana aku masih menunggu notif darinya, dan akhirnya ada notif dari dia. Aku meminta waktunya 1 jam.tetapi dia sibuk. Padahal waktu 1 menit sangatlah berharga buat aku. Setiap menitnya aku selalu menyapa dia. Tanyain kabarnya, tetapi dia tetap cuek. Yahh….aku tau kalau memang dia tuh bukan siapa-siapa aku.

Aku hanya meminta waktunya 1 jam.Kalau pun ngak bisa sejam,5 menit pun bisa.

Rasa rindu aku ke dia, aku lampiasin dalam kesendirian sambil menatap fotonya, membaca chat dia yang lama, sambil menyebut namanya.

Mungkin dia adalah lelaki yang beruntung. Selain orang tua dan keluargaku,aku juga menyebut namanya di setiap doaku. Tetapi mungkin aku belum beruntung mendapatkan lelaki seperti dia.yang perhatian, baik hati, dan gampang akrab ke semua orang.

Kutitipkan Salam rinduku lewat doa dan mimpi.

(Visited 16 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *