Masa Lalu yang Menjadi Pemenangnya
Oleh: Andi Annisa* Suatu hari aku menemukan seekor kucing malang.Ia seperti sedang menunggu seseorang. Namun sayangnya penantiannya tidak membuahkan hasil apa pun. Orang yang ia tunggu tetap saja tak kunjung…
Oleh: Andi Annisa* Suatu hari aku menemukan seekor kucing malang.Ia seperti sedang menunggu seseorang. Namun sayangnya penantiannya tidak membuahkan hasil apa pun. Orang yang ia tunggu tetap saja tak kunjung…
Oleh: Reisya Alfi Dulu waktu kelas 5 SD aku pernah mimpi kalau ayah dan ibu aku cerai. Saat itu aku menganggap kalau mimpi itu ga akan pernah terjadi seperti apa…
“Zahra, ke kantin yok, ajak Rahmi. Zahra yang saat itu sedang datang bulan ia jadi malas bergerak tapi kare,na sahabatnya sudah lapar jadi Zahra menuruti keinginan Rahmi.Sampainya di kantin ia…
Oleh: Aisyah Nur Adhayani* Terbawa arus dalam sunyiHamparan kenangan masih tersaji pada setiap ombak-ombakPasir di pantai bertaburan, mencoba bercerita tentang perbedaan setiap dirinyaTerlihat lagi, bulir-bulir air pada ombak ituDilihat lagi,…
Oleh: Andi Annisa* Aku tau kau hancur karenanya. Aku tau kau trauma karenanya, dan aku juga tau lukamu tidak akan mudah untuk disembuhkan. Tapi satu yang harus kau tau, aku…
Oleh: Andi Annisa* Malam ini begitu indah. Bintang-bintang cantik bertaburan di langit yang gelap, ditambah dengan cahaya sang malam, membuat langit itu semakin sempurna. Sampai suatu ketika, hujan deras pun…
Oleh: Andi Annisa* Hai, namaku Lily, LILY LIANA LICHEYA. Aku adalah seorang anak perempuan sekaligus anak pertama di keluargaku. Saat ini aku masih duduk di bangku sekolah menengah pertama. Di…
Oleh: Reisya Alfi Hujan malam mengalir seperti air mata yang turun dari langit yang muram, menciptakan suasana duka yang menyelimuti malam, merangkai cerita kesedihan dalam gelapnya semesta. Bayang dari cahaya…
Oleh: Aisyah Nur Adhayani* Berada di bawah kendali musim semiMenutupi wajah sang tanahLonceng yang tidak dapat mengeluarkan suaraAromanya menipu sifatnya Hidupnya sebatas melihat burung singgah di jendelaSebatas melihat pelangi setelah…
Oleh: Aura Annizaa* Sebelumnya “Akhirnya istirahat.” Eh kita ke kantin kuy?” kata Boy. “Gass,” Jawab Fino. “Yaya, Yuni, Pal, kalian mau ke kantin bareng gak? Sekalian kita ke kelasnya si…
WhatsApp us