Oleh: Zakia Nur Rahma
Aku tahu ini adalah sebuah ketidak jelasan. Aku harap di suatu hari yang sama sekali tidak aku ketahui, pada suatu ketika saat bumi tidak lagi memiliki sosok diriku, seseorang akan mengamati dan memahami setiap tulisanku, mengumpulkan kepingan jiwaku, menyusunnya dengan sabar dan sepenuh hati hingga terbentuk seutuh kejelasan dalam diriku. Setelah itu dunia akan mengerti serta manusia-manusia akan berangsur-angsur memahami diriku.
Aku harap ini tidak membuatku terlihat menyedihkan. Tetapi seandainya misiku di bumi telah terselesaikan dan tercukupkan, seseorang akan sampai pada bab terakhir bukuku lalu bergumam, “Ia layak dipahami sebelum akhirnya ia benar-benar pergi untuk beristirahat.”
