Oleh: Andi Fiona Nur Angraini

Sore itu, samar-samar kulihat pelangi yang indah menghiasi langit mendung berwarna abu-abu dari balik kaca jendelaku yang basah.

Mengingatkanku kepada dirimu yang sempat singgah bak pelangi di hatiku yang sedang gundah

Merindukanmu yang bahkan tak pernah kutatap secara nyata

Ingin mengelak, namun, ternyata inilah realita

Soal diriku dan dirimu yang takkan pernah menemui titik temu

Maaf harus mengatakan bahwa aku telah jatuh hati padamu

Hubungan antara dirimu dan diriku yang selama ini kukira istimewa ternyata hanya sekedar pertemanan

Tak pernah terlintas bahwa memiliki dirimu ternyata hanyalah angan-angan

Pantas bagimu untuk pulang ke rumah yang seharusnya, dan nyatanya rumah itu bukanlah aku

Terima kasih sudah sempat singgah mewarnai sebagian dari hari-hariku.

Watansoppeng,15 Juni 2022

(Visited 27 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *