Oleh: Devi Purnama*
Hari Jumat, tanggal 29, adalah hari yang cukup spesial bagiku. OSIS SMP Negeri 1 Watansoppeng mengadakan program kerja berupa Pelatihan Jurnalistik selama dua hari. Aku merasa senang sekaligus bangga karena bisa ikut berpartisipasi sebagai perwakilan dari kelasku.
Di hari pertama, suasana begitu seru. Kami berkenalan dengan dua pemateri yang luar biasa, Kak Rindang dan Kak Ocha. Mereka berdua terlihat sangat menguasai dunia jurnalistik, khususnya fotografi dan videografi. Cara mereka menjelaskan membuat kami antusias. Kami belajar tentang bagaimana membuat video yang menarik, metode-metode sederhana yang bisa dipakai, hingga tips agar hasil karya terlihat lebih hidup. Sore itu kami juga mendapat tugas membuat video bertema “A Day in My Life”. Sayangnya, esoknya tak satu pun dari kami yang mengumpulkan tugas itu, termasuk aku.
Hari kedua terasa lebih menantang. Materinya tentang bagaimana memanfaatkan grid pada kamera handphone untuk menghasilkan foto dan video dengan komposisi yang lebih rapi. Sebelum istirahat, kami diberi tugas untuk mengambil foto dengan menerapkan teknik yang baru saja dipelajari. Rasanya menyenangkan berjalan keliling sekolah, mencari objek foto yang tepat sambil mengingat-ingat penjelasan pemateri. Setelah istirahat, hasil foto kami ditampilkan satu per satu. Ada yang sudah bagus, ada juga yang masih butuh banyak perbaikan, tapi semuanya mendapat masukan positif dan saran dari Kak Rindang dan Kak Ocha.
Menjelang akhir kegiatan, suasana menjadi lebih hangat. Kami semua berkumpul untuk berfoto bersama, sebagai penutup dua hari pelatihan yang berkesan. Dari kegiatan ini, aku belajar banyak hal: mulai dari teknik pengambilan gambar yang baik, cara memahami komposisi visual, memanfaatkan foto dan video sebagai media penyampai fakta dan emosi, memahami etika jurnalistik, hingga bagaimana membuat cerita sederhana melalui visual. Aku juga belajar pentingnya teknologi kamera dan aplikasi editing dalam mendukung karya jurnalistik yang objektif.
Bagi diriku, pelatihan jurnalistik ini benar-benar pengalaman berharga. Aku merasa ilmu yang kudapat tidak hanya berguna untuk sekarang, tapi juga bisa aku gunakan di masa depan. Dan yang paling penting, aku tidak sia-sia mengikuti kegiatan ini karena selain menambah pengetahuan, aku juga mendapat pengalaman baru yang sangat menyenangkan.
Watansoppeng, 1 September 2025
*Penulis adalah Siswi SMPN 1 Watansoppeng Kelas 9.5
