Oleh: A. Asyilah Israfi
Halo everyone, saya akan menceritakan pengalaman MPLS ku di SMPN 1 Watansoppeng.
Awal saya masuk sekolah tanggal 11 Juli 2022 yang lalu, saya mendengar akan ada kegiatan MPLS. Saya merasa takut karena saya berpikir akan adanya pembullyan yang dilakukan oleh kakak kelas.
Alhamdulillah hal itu tidak terjadi, justru saya sangat senang dan semangat mengikuti kegiatan MPLS itu. Mau tau kegiatan apa saja yang dilakukan pada saat MPLS? Yuk,,,,
Hari pertama, saya bertemu dengan teman-teman baru yang sangat baik dan kami pun saling berkenalan. Tak terasa bel berbunyi tanda jam masuk tiba. Hari pertama adalah pembukaan MPLS yang oleh Bapak Kepala Sekolah, dilanjutkan dengan materi pengenalan kurikulum merdeka, profil pelajar Pancasila, kegiatan pembiasaan di sekolah, pembiasaan 5S, anti perundungan dan masih banyak lagi.
Jam istirahat tiba. Pada saat itu saya dan teman-teman belum tau letak kantin sekolah. Saya bertanya ke kakak kelas, dan setelah mendapatkan informasi, saya mengucapkan banyak terima kasih, soalnya kami masih belum tahu situasi di sekolah kami yang baru ini. Saya dan teman-teman menuju lokasi kantin sekolah. Duh… lumayan antri juga. Tapi kami masih harus mematuhi protokol kesehatan, jadi setelah yang satu belanja, gantian lagi. Kami membawa jajanan dan makan bersama di depan kelas. Nikmat sekali.
Bel berbunyi, berarti kami harus masuk kelas kembali untuk mengikuti materi selanjutnya dari Bapak dan Ibu guru. Materinya sangat menarik karena disertai dengan video-video pembelajaran. Selain itu, kami merasa tidak bosan karena ada ice breaking yang membuat kami bersemangat dan gembira. Tak berapa lama, waktu pulang pun tiba. Saya dan teman-teman membereskan semua perlengkapan sekolah dan duduk kembali dengan tertib untuk berdoa sebelum pulang.
Hari kedua, saya sudah tidak terlalu takut lagi. Sampai di kelas, saya menaruh tas dan menunggu teman yang lain datang. Jam masuk pun tiba. Hari kedua jam pertama masih pemberian materi oleh ibu/bapak guru. Materinya adalah visi–misi sekolah, tata tertib, pengenalan fasilitas sekolah, dan cara pemeliharaan nya, daerah rawan di sekolah, dan juga manfaat dan dampak TIK. Tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul 09.30, bel tanda keluar main berbunyi. Seperti kemarin, kami membeli jajanan di kantin dan makan di depan kelas.
Bel berbunyi artinya jam pelajaran kedua telah tiba. Jam pelajaran ke dua kita diperkenalkan kepada guru dan pengurus OSIS, observasi lingkungan sekolah, berkeliling melihat fasilitas dan mengenal warga sekolah. Kakak OSIS yang masuk di kelas ku sangat baik dan ramah. Sebelum berkeliling melihat fasilitas dan mengenal warga sekolah, kakak OSIS memberikan games. Kami bermain games dengan senang dan gembira, soalnya gamesnya sangat seru! Kami juga diberi pertanyaan seputar nama-nama pengurus OSIS dan MPK.
Saat keliling sekolah, saya sangat senang bisa menyaksikan lingkungan sekolah yang sangat bersih, nyaman, dan teduh. Selesai keliling sekolah, kami masuk kembali ke kelas untuk bersiap pulang dan berdoa sebelum pulang.
Hari ke tiga, rasa takut saya sudah hilang. Seperti biasanya saya masuk ke kelas dan menunggu teman-teman yang belum datang. Materi pada hari ke tiga adalah pengenalan bimbingan konseling, tes gaya belajar, tes kemampuan dan kepribadian, dan juga pemilihan ekstrakurikuler.Tes gaya belajar saya isi sesuai dengan bakat dan minat, dan dengan tes tersebut saya dapat mengetahui gaya belajar, kepribadian, dan kemampuan saya. Saat keluar main, saya membeli jajanan bakso di kantin, dan makan di kelas. Pada saat jam pulang, sambil menunggu jemputan, saya bertemu kakak kelas yang bersiap-siap untuk salat dhuhur berjamaah di musholla SMPN 1 Watansoppeng.
Wah… tidak terasa ceritanya sudah selesai. Menurut kalian, hari apa nih yang paling seru? Kalau saya sih hari Selasa. Tetap semangat menuntut ilmu agar cita-citanya terkabul.
Watansoppeng, 29 Juli 2022
