Oleh: Sinar
Aldy sangat menyayangi kedua anaknya. Dia tidak pernah membeda-bedakan keduanya.
Tetapi anak perempuannya menghilang. Ia tak tahu lagi mau mencarinya ke mana.
Hingga saat pernikahannya dilaksanakan, ia melihat seorang gadis yang mirip sekali dengan anaknya. Ia berpikir seandainya anak aku ada, pasti dia seumuran dengan gadis itu..
Setelah pernikahan, anak lelakinya yang bernama Devan berkemas-kemas dan tinggal di rumah ibu barunya. Aldy juga ikut berkemas-kemas dan sesampainya di sana, Aldy lagi-lagi melihat gadis itu yang mirip dengan anaknya..Ia bertanya ke istrinya,”Siapa gadis itu?
Hany menjawab,” Dia hanyalah seorang anak kecil yang aku pungut dari jalanan dan kujadikan pembantu”.
Lalu saat Aldy kehausan, ia masuk ke dapur untuk mengambil air minum, dan Mentari pun melihatnya.
Mentari terkejut dan menangis saat melihat Aldy.
Mentari langsung menghampiri dan memeluknya dan berkata.,Ayah, aku sudah mencarimu ke mana-mana selama beberapa tahun aku berpisah denganmu, dan sekarang kita bertemu lagi”..
Aldy terkejut saat mendengar perkataan Mentari. Ia juga Ikut menangis, tapi tangisan mereka adalah tangisan bahagia, karena Aldy sudah mencari Mentari ke mana-mana. ia lalu memanggil Devan untuk bertemu dengan saudarinya Mentari. Devan sangat bahagia bertemu dengan saudarinya yang sudah berpisah selama beberapa tahun..
Tapi tiba-tiba Hany datang dan bertanya ,”Ada apa jni. Kenapa kalian saling berpelukan?
Aldy menjawabnya dengan senyuman. Ini Mentari anak aku yang hilang selama bertahun-tahun.
Hany terkejut saat mendengarnya. Ia mencoba untuk memisahkan mereka lagi karena ia sangat membenci mentari.
Hany selalu berbuat jahat ke Mentari tapi Mentari tidak melaporkannya kepada ayahnya. Hany tetap memperlakukan Mentari seperti pembantu di rumahnya walaupun dia tau bahwa Mentari itu anak dari suaminya.Devan melihat semua kejadian itu. Devan ingin melapor ke ayahnya,tapi Mentari melarang Devan. Devan hanya bisa menangis melihat saudarinya diperlakukan seperti pembantu..
Devan sangat membenci ibu tirinya, Devan tidak mau berbicara dengannya.
Devan juga sering menjahili Hany. Hany sering melaporkan perbuatan Devan ke ayahnya. Devan seringkali dihukum oleh ayahnya karena telah menjahili ibunya. Ayahnya tak tahu apa yang diperbuat oleh istrinya yang sangat jahat kepada Mentari.
Mentari hanya bisa menangis, dan tidak mau melaporkan perbuatan Hany kepada ayahnya.
Mentari tidak mau kalau keluarganya berantakan.Ia juga tidak mau kalau ayahnya bercerai dengan ibu Hany.
Saat Mentari bekerja lagi, Mentari tidak sengaja menjatuhkan piring. Hany sangat marah dan menghukum Mentari tidak boleh makan dan minum selama 2 hari. Ia juga melarang Mentari untuk keluar dari kamarnya..
