Oleh: Andi Aiesha Zafirah*

Never in my life I ever crave something this much, but I can’t blame myself. Cause how I could not want something that’s so mesmerizing, it was breathtaking like it was the most gorgeous thing on the universe.

But, no matter how much effort and hard work I pour to every step I take to reach it, I still can’t reach and finally claim it as something that I own. It was frustating wanting something this much, all of my frustate gather till it reach the level of hating myself from wanting it.

Its intoxicating all over my blood, everyday I find myself praying to God, praying that I would find a way to reach it even if the process gonna leave a big wound on myself. This feeling make me crazy, first time on my life I actually can feel tantalizing, craving over something that i can’t own.

It was so tantalizing, making me imaginating that it was already on my soul. But imaginating don’t make anything change so I keep trying to reach my hope, the thing that I want the most in this universe. However, my effort is gone to the thin air, rather than coming closer it just go more far.

Its going too far, that I can’t even reach a bit of it. My heart shattered into a million piece knowing that i wouldn’t be able to own it. I set up my mindset that I can get anything I want if I combine my effort and prayer, but right now I just can accept the fate I get. Cause how many time I try, the result is always just a tired feeling, cause it was hopeless since the start but I was too stubborn to accept the reality.

Indonesian Language*

Tantalizing

Tak pernah seumur hidup aku menginginkan sesuatu sedalam ini, tapi aku tak bisa menyalahkan diriku sendiri. Bagaimana mungkin aku tidak menginginkan sesuatu yang begitu memukau? Itu begitu menakjubkan, seolah-olah menjadi hal terindah di seluruh jagat raya.

Namun, sekeras apa pun usaha dan kerja keras yang kutuangkan di setiap langkah untuk menggapainya, aku tetap tak bisa meraihnya dan menjadikannya milikku. Begitu menyakitkan menginginkan sesuatu hingga sejauh ini, hingga semua rasa frustrasi menumpuk sampai aku mulai membenci diriku sendiri karena menginginkannya.

Perasaan ini begitu menguasai darahku, setiap hari aku berdoa kepada Tuhan, memohon agar aku menemukan jalan untuk meraihnya, bahkan jika prosesnya akan meninggalkan luka yang dalam di dalam diriku. Perasaan ini membuatku gila. Ini pertama kalinya dalam hidupku aku merasakan keinginan yang begitu kuat terhadap sesuatu yang tak bisa kumiliki.

Rasanya begitu menggoda, hingga aku mulai membayangkan seakan-akan hal itu sudah menjadi bagian dari jiwaku. Namun, berimajinasi tak mengubah apa pun, jadi aku terus berusaha mengejar impianku, hal yang paling kuinginkan di dunia ini. Namun, semua usahaku menguap begitu saja; bukannya semakin dekat, justru semakin menjauh.

Ia pergi terlalu jauh, hingga aku tak bisa lagi menjangkaunya, bahkan hanya sedikit pun. Hatiku hancur berkeping-keping saat menyadari bahwa aku tak akan pernah bisa memilikinya. Aku selalu berpikir bahwa aku bisa mendapatkan apa pun yang kuinginkan jika menggabungkan usaha dan doa. Namun kini, aku hanya bisa menerima kenyataan. Sebanyak apa pun aku mencoba, hasilnya selalu sama, hanya rasa lelah yang tersisa. Karena pada akhirnya, sejak awal ini sudah tak ada harapan, hanya saja aku terlalu keras kepala untuk menerima kenyataan.

Watansoppeng, 3 Maret 2025

*Penulis adalah Siswi SMPN 1 Watansoppeng Kelas IX.1

(Visited 31 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *