Oleh: A. Zalfa Azzahra Ulum*
Di sebuah hutan belantara, hiduplah harimau yang perkasa bernama Zee. Zee adalah seekor harimau yang paling nakal di hutan itu. Setiap hari Zee selalu membuat ulah di hutan. Zee selalu mencakar dan mengacak-acak dedaunan di hutan itu. Sampai-sampai cakarannya itu membekas di dedaunan. Banyak hewan yang tidak menyukai sifat Zee yang nakal karena sifatnya itulah yang membuat hutan rusak dan kotor. Hewan lain selalu berusaha untuk membersihkan hutan yang telah diacak acak oleh Zee.
Tidak hanya nakal, ,Zee juga mempunyai sikap yang sombong. Zee selalu bersikap sombong kepada hewan lain. Ia selalu mengejek hewan lain hingga menangis. Saat dia mengejek seekor kura-kura dengan berkata, “jalan kok lambat, cepat dong kayak aku”. Kura-kura pun menangis mendengar kata-kata itu, tetapi Zee malah tertawa terbahak-bahak dan meninggalkan kura-kura yang menangis itu.Tidak heran jika hewan lain tidak menyukai Zee.
Zee selalu merasa bahwa dia yang paling berkuasa di hutan itu. Jika Zee merasa ada yang ingin menguasai hutan itu, dia akan sangat marah. Jika ada hewan yang memasuki wilayah Zee maka ia akan murka. Itulah sebabnya hewan lain takut memasuki kawasan tempat tinggal Zee.
Hari berganti hari, Zee merasa heran sekali karena hutan sepi. Zee pun pergi ke kawasan tempat tinggal kura-kura karena bosan berada di kawasannya. Sesampainya di kawasan kura- kura, Zee pun langsung mengaum. Semua kura-kura itu kaget dan takut. “Itu pasti Zee yang telah datang.” Semua langsung bersembunyi walau jalannya lambat. Zee langsung mereka.
“Kalian tidak bisa sembunyi. Kalian kan jalannya lambat. Bodoh”, kata Zee. Kura-kura itu berusaha berjalan bersembunyi tetapi ketahuan Zee. Zee berkata,” ha ha ha, dapat kalian! Semua terdiam dan hanya bisa pasrah dengan keadaan.
Hingga suatu saat, tiba-tiba datanglah seekor singa. Singa itu pun langsung mengaum. Ia datang ke kawasan kura-kura untuk menyelamatkan mereka yang selalu diejek oleh Zee. Zee berkata,”Siapa kamu? Singa itu membalas,” tidak usah tau aku siapa yang penting aku cuma ingin menyelamatkan kura-kura yang di hadapan kamu itu.” Singa itu berkata,”kenapa sih kamu selalu mengejek hewan lain? Coba kamu berada di posisi itu, betapa sedihnya kamu saat itu. Seharusnya kamu bersyukur bisa berlari dan berjalan dengan cepat ,”ucap singa itu. Zee luluh dan menyadari kesalahannya. Ia tidak menyangka bahwa dia sekejam itu pada hewan lain.Z ee pun meminta maaf pada semua kura-kura yang sudah pernah diejeknya.
Hingga saat itu Zee tidak pernah lagi mengganggu hewan lain dan menjadi harimau yang ramah.
Jangan mencontoh sikap Zee yang sombong dan nakal ya! Jadilah orang yang bersyukur dan baik.
*Penulis adalah siswa SMPN 1 Watansoppeng Kelas 8.3
