Oleh: Manda Gusrila Suari*
Belajar untuk berdamai dengan diri sendiri itu sangat sulit. Batin pasti lelah tetapi logika mengatakan jangan menyerah. Terkadang kita capek mendengarkan omongan orang lain ke kita. Di situlah kita berusaha untuk bisa mengobati diri sendiri. Setiap hari selalu mengintropeksi diri ini tanpa ada hentinya. Aku selalu berpikir apakah aku ada salah atau yang lainnya?
Tetapi,di sisi lainnya kita tidak boleh menyalahkan diri kita sendiri. Diri ini selalu berharap akan selalu baik-baik saja.
Aku tidak berharap banyak ke semua orang, tidak berharap harus disukai banyak orang.
Aku akan melakukan apa yang menurutku itu benar, tapi mungkin bagi mereka itu tidak benar. Entah apa yang harus dilakukan. Terlalu banyak orang meminta diri kita ini seperti ini, itu, tanpa mereka tau bagaimana dengan perasaan kita.
Terkadang aku bosan dengan keadaan di sekitar ini. Selalu menyemangati diri sendiri, dukungan, dan motivasi untuk diri sendiri. Kita harus berjuang melewati lika-liku kehidupan, seberat apa pun itu, tetaplah berjuang hidup. Memang hidup tidak pernah sesuai dengan apa yang kita mau.
Sabarlah, karena sabar adalah kunci dari segalanya.
Aku akan menikmati semua prosesnya, apa pun itu.
Terima kasih kepada diriku sendiri telah berjuang sampai ke titik ini.
*Penulis adalah siswi dari SMAN 1Nan Sabaris, Padang
