Oleh: Arga Ayu Kumala
Apa adanya lebih baik daripada memaksakan untuk terlihat mewah, karena tidak semua kemampuan itu sama. Bagi yang mampu, mungkin sangat mudah untuk mencukupi apa yang diinginkan. Yaaa mungkin, kita juga bisa kalau memaksakan diri, tapi apa nanti tidak menjadi beban diri sendiri. Menjadi diri sendiri lebih menyenangkan. Meskipun sederhana yang penting sopan.
Begitulah keinginanku. Ingin selalu menjadi diriku sendiri tanpa harus menjadi orang lain. Yaaa, aku memang gendut, tapi apa salahnya kalau gendut. Sering aku dengar beberapa orang menilai fisikku karena gendut. Meski kadang jenuh mendengar perkataan seperti itu, kenapa sich. Salah ya kalau aku gendut, hingga kata seperti itu diulang-ulang.
Aku bersyukur dengan semua yang Allah berikan. Tak perlu aku hiraukan apa kata teman-teman di sekolah. Inilah diriku dengan segala kekurangan dan kelebihan. Aku adalah aku, bukan mereka. Aku tetap tersenyum walau kadang merasa sedih dengan ucapan mereka. Hanya diri sendiri yang tau tentang diriku. Aku memang belum ada prestasi, tapi aku selalu berdoa dan belajar lebih giat lagi. Semoga cita-citaku kelak bisa tercapai.
Fisik bukan satu-satunya jaminan untuk sukses. Sukses hanya bisa diraih dengan usaha. Orang lain tak mampu merubah kita kalau bukan dari kita sendiri yang berusaha merubah lebih baik lagi. Tak perlu menjadi siapapun, tetap menjadi diri sendiri, berpribadi baik dan berprinsip kuat. Menyayangi diri sendiri lebih berarti daripada memaksa menjadi atau mengikuti gaya orang lain.
Watansoppeng, 27 Desember 2022
