Oleh : Elvi Syahra Rahmi

Tanpa kusadari ia hadir

Tanpa kusadari ia telah menjadi belahan jiwaku

Membuat hariku seakan berwarna merah muda

Semuanya hanya penuh tawa dengan hati yang tergelitik ria

Setiap hari, setiap malam

Lewat untaian kata

Ketik demi ketikan tersirat makna kerinduan yang terlalu dalam

Hingga melampaui batas yang ditetapkan Sang Maha Kuasa

Mari hentikan

Simpan di dalam gembok cinta

Sampai tiba masanya sebagaimana halnya padang rumput yang luas

Sentuhan angin yang lembut

Mentari yang hangat dengan belaian ilalang

Dua insan berlari tanpa ada halangan dan hambatan

Karena restu yang telah diberikan Sang Pencipta

Sungguh indah hembusan napas ini

Karena rencana yang diberikan kepada hambanya yang saling berdoa di sepertiga malam

Hingga doa mereka dikabulkan.

*Siswi SMAN 1 Nan Sabaris Kabupaten Padang Pariaman

(Visited 23 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *