Oleh : Elvi Syahra Rahmi
Tanpa kusadari ia hadir
Tanpa kusadari ia telah menjadi belahan jiwaku
Membuat hariku seakan berwarna merah muda
Semuanya hanya penuh tawa dengan hati yang tergelitik ria
Setiap hari, setiap malam
Lewat untaian kata
Ketik demi ketikan tersirat makna kerinduan yang terlalu dalam
Hingga melampaui batas yang ditetapkan Sang Maha Kuasa
Mari hentikan
Simpan di dalam gembok cinta
Sampai tiba masanya sebagaimana halnya padang rumput yang luas
Sentuhan angin yang lembut
Mentari yang hangat dengan belaian ilalang
Dua insan berlari tanpa ada halangan dan hambatan
Karena restu yang telah diberikan Sang Pencipta
Sungguh indah hembusan napas ini
Karena rencana yang diberikan kepada hambanya yang saling berdoa di sepertiga malam
Hingga doa mereka dikabulkan.
*Siswi SMAN 1 Nan Sabaris Kabupaten Padang Pariaman
