Oleh: Muh. Dzaky Anugrah
Saat liburan semester yang lalu, aku dan keluarga pergi berlibur di pemandian air panas Lejja. Perjalanan dari kota Soppeng ke tempat wisata ternama itu memakan waktu agak lama, jadi kami berangkat lebih cepat. Kami membawa perbekalan yang cukup, cemilan-cemilan, minuman, dan pakaian ganti persiapan untuk mandi-mandi di sana.
Sepanjang perjalanan, rasanya ingin segera tiba untuk bermain-main sambil menikmati pemandangan yang indah di sekitar permandian air panas Lejja. Banyak cerita yang pernah saya dengar bahwa air di permandian itu panas, karena mengandung belerang yang bisa juga berfungsi untuk menyembuhkan penyakit-penyakit tertentu.
Permandian air panas Lejja sudah dikenal di pelosok-pelosok dan daerah tetangga Kabupaten Soppeng. Banyak warga yang berasal dari kabupaten Sidrap, Wajo, Pare-Pare yang datang untuk menikmati keindahan alam di lokasi permandian air panas Lejja.
Sambil mandi-mandi, kami juga berkeliling dan begitu takjub dengan sumber mata air yang ada di tempat itu. Ada tempat yang kami telusuri ternyata apabila kita meletakkan telur di atas air itu, maka telurnya bisa masak dengan matang. Begitu besar kandungan belerang panas hingga kita dapat menyaksikan hawa panas yang keluar di area tersebut.
Betapa besar kuasa Tuhan. Tak henti-hentinya kami mengagumi ciptaan-Nya.
Watansoppeng, 30 Agustus 2022
