Oleh: Regina Salzabila

Tiba-tiba dering telepon genggamku berbunyi. Oh,ternyata itu dari guru sekaligus motivatorku, ibu Gusnawati. Ia memberikan kabar bahwa besok PAI Soppeng akan bertemu dengan Om RIM. Wah, aku rasa ini berita yang sangat baik dan itulah saat yang aku nanti-nantikan. Om RIM adalah seorang yang hebat yang membangun panggung menulis untuk anak-anak Indonesia yang hebat.

Kami berkumpul di Taman Kalong, Kota Watansoppeng. Rasanya sudah tidak sabar karena ini adalah kali pertama aku bertemu dengan beliau. Perasaan bahagia, excited, dan tak menyangka bercampur aduk karena biasanya kita hanya berbincang secara virtual, akhirnya  bisa bertatap muka langsung dengan Om RIM.

Saat beliau sudah datang, kami duduk santai di sebuah gazebo yang ada di Taman Kalong, dan kami diberikan banyak sekali motivasi hidup yang dapat menggerakkan hati kami para generasi penerus bangsa.

Ketika om RIM mulai berbicara, mataku hanya tertuju padanya. Mendengarkan dengan seksama, dan menanamkan dalam jiwa dan pikiran semua pelajaran hidup yang dikatakan oleh beliau.

“Jadilah penulis, maka kamu akan dikenal oleh banyak orang”. Setelah Om RIM mengatakan hal itu, aku menjadi tergerak ingin menulis, menulis, dan terus menulis. Karena dengan menjadi seorang penulis, kita bisa dihargai dan dikenal melalui karya kita.

Begitu banyak pembelajaran yang kami dapat dari pertemuan singkat itu. Singkat, namun dapat merubah hidup di masa depan.Teruslah berkarya, karena tidak ada yang dapat menghalangi kita untuk menjadi orang yang sukses, kata Om RIM dengan mantap dan menggetarkan hati dan jiwa kami.

Dari pertemuan tersebut, aku merasa puas, senang, beruntung, dan juga bangga bisa menjadi bagian dari Pena Anak Indonesia. Aku beruntung bisa mendengarkan langsung motivasi hidup dari Om RIM. Terima kasih atas segala motivasinya. Saya sangat bersyukur bisa bertemu dengan seseorang yang luar biasa seperti anda, Om RIMku.

Kami akan selalu merindukan pertemuan seperti ini lagi. Kata-kata yang menggetarkan jiwa itu akan selalu berbekas dan menjadi bekal untuk masa depan kami.Miss Om RIM so much.

Watansoppeng, 29 Mei 2022

(Visited 58 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *