Karin beserta teman-temannya yang berjumlah 12 orang membuat rencana yaitu ingin memainkan permainan ‘hide and seek or death’ yang memiliki arti (petak umpet atau kematian). Permainan itu disarankan oleh Karin dan Elvan, yang sempat membaca artikel tentang permainan Hantu. Awalnya beberapa temannya menolak keras untuk memainkan game tersebut. Namun, Karin dan Elvan meyakinkan mereka dengan mengatakan bahwa game ini hanya permainan rekayasa dan takkan bisa terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Akhirnya, mereka pun setuju untuk memainkan game itu.
Awal permainan itu tidak terjadi apa-apa. Bahkan ada separuh dari mereka mulai bosan dengan game itu dan menganggap permainan ini hanya cerita belaka. Namun, tepat pukul 02:30 suasana permainan itu berubah menjadi menyeramkan. Mereka berpikir bahwa suasana itu berubah mungkin karena jam yang menunjukkan pukul 02:30 yang berarti sudah hampir subuh
Hingga pada saat di mana permainan itu memakan lima korban temannya. Seketika Karin beserta teman-temannya yang masih tersisa menyesal memainkan game terkutuk itu dan sempat menganggap enteng permainan itu. Rasanya Karin ingin memutar kembali waktu dan tak akan pernah mencoba memainkan game terkutuk itu.
Bahkan Karin dapat mendengar jeritan demi jeritan teman-temannya. Namun, apa boleh buat jika dirinya ketahuan oleh makhluk itu, maka ia akan bernasib sama dengan teman-temannya yang telah mati. Karin hanya dapat berdoa agar dirinya beserta teman-temannya yang masih tersisa dapat selamat hingga pukul 05:00 pagi.
“Rin.. Gue takut hiks, gimana caranya supaya kita selamat dari sini Rin. Hiks, gue gak mau mati,” Ujar Stella disertai isakan. Stella sangat takut jika dirinya mati seperti temannya yang lain. Namun, mendengar jawaban dari Karin kini membuatnya terdiam.
“Stella, gue juga pengen selamat seperti yang elo inginkan. Tapi kita harus gimana lagi, kita harus sembunyi dari makhluk itu sampai jam lima pagi,” Ujar Karin dengan nada tegas. Karin juga butuh pengertian dari Stella. Dirinya sama seperti Stella yaitu ingin selamat dari game terkutuk itu.
Srekk
Srekk
“Wanna hide and seek with me? If i catch you, y’all die. ” Seketika Karin dan Stella mematung mendengar suara gesekan dan kekehan makhluk itu. Dengan badan yang bergetar ketakutan, Karin mengintip di cela pintu lemari dan dapat Karin lihat makhluk itu membawa sebuah gergaji besar yang dipenuhi oleh darah di tangannya dan menyeret gergaji itu di lantai dengan wajah yang tersenyum lebar. Hal itu membuat Karin seketika merinding karena dapat Karin lihat wajah makhluk itu sangat hancur dengan belatung yang keluar dari kedua bola matanya bahkan wajah itu dipenuhi dengan luka tusuk yang menganga lebar.
Karin tersentak kaget kala makhluk itu menoleh ke arah tempat dirinya dan Stella bersembunyi. Dengan senyuman yang sangat lebar bahkan sampai ke telinganya. “Hihihi⦠Hide and seek or death~
If I find you~ you will die with my gift~hihihi. ” Senandung makhluk itu disertai kekehan yang menyeramkan.
“Karin, Gue takut sama setan itu, setan itu udah jalan ke sini. Gue takut mati Rin, gue pengen pulang hiks. Gue nyesel mainin game ini,” Bisik Stella pelan bahkan kini tubuh Stella bergetar hebat dengan detak jantung yang berdetak kencang tak karuan. Sama halnya dengan Karin yang kini merasakan yang Stella rasakan.
Langkah demi langkah bersahutan disertai gesekan gergaji yang menggores lantai dengan kasar. Makhluk itu kini tepat di depan lemari di mana tempat persembunyian Karin dan Stella.” You are caught Hihihihi.
