Oleh: Azkia Azzahra*
Pada kesempatan yang penuh semangat ini, saya ingin menceritakan pengalaman saya saat merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80.
Pada tanggal 16 Agustus 2025, saya dan teman-teman pergi ke Lapangan Gasis untuk latihan obade. Setelah latihan, saya pulang untuk beristirahat sejenak. Siang harinya, saya dipanggil ke sekolah untuk membuat lampion yang akan dipakai pada malam taptu. Sesampainya di sekolah, saya dan teman-teman bersama-sama membuat lampion dengan penuh semangat.
Setelah selesai membuat lampion, kami pulang untuk beristirahat sejenak. Menjelang sore, kami kembali ke sekolah untuk menyiapkan semua lampion yang sudah jadi. Kemudian, kami berangkat bersama-sama menuju Lapangan Gasis untuk berkumpul. Setelah semua peserta hadir, kami mengambil barisan untuk mengikuti pawai lampion. Saat pawai dimulai, kami berjalan bersama dengan penuh kegembiraan. Suasana pawai sangat meriah dan seru. Sesampainya di garis akhir, kami diarahkan untuk berkumpul di Lapangan Gasis, lalu panitia membagikan makanan dan minuman. Setelah itu, kami pun pulang untuk beristirahat.
Keesokan harinya, pada tanggal 17 Agustus, saya bangun pagi untuk bersiap-siap mengikuti obade. Kami berkumpul di bawah Anjungan Mangkawani sambil menunggu upacara selesai. Setelah upacara, semua peserta obade berkumpul di lapangan untuk bernyanyi bersama. Usai bernyanyi, guru-guru membagikan makanan dan minuman kepada kami. Setelah itu, kami pun pulang ke rumah dengan hati gembira.
Perayaan 17 Agustus tahun ini sangat seru dan penuh kenangan. Saya berharap tahun depan kita semua masih diberikan kesehatan sehingga dapat kembali merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh semangat.
Watansoppeng, 26 Agustus 2025
*Penulis adalah Siswi SMPN 1 Watansoppeng Kelas 8.3
