Oleh: Andi Aqila Ikram
Aku mempunyai sahabat yang bernama Adien. Awal bertemu dengannya adalah waktu masih kelas 1 SD, yang ternyata kami satu kelas, tapi belum saling kenal. Aku ambil inisiatif untuk mengajaknya kenalan terlebih dahulu, dan semenjak itu aku dan Adien selalu bermain bersama, ke kantin sekolah juga selalu bersama sambil bergandengan tangan.
Tak terasa waktu begitu cepat berlalu. Kami sudah naik kelas IV sekolah dasar. Sejak pandemi Covid-19, sekolah kami ditutup sementara dan kami belajar lewat daring/online. 2 tahun lamanya kami tidak bertemu secara langsung, hanya biasa komunikasi via online/ melalui hp.
Badai pandemi Covid-19 sudah mereda, meskipun masih banyak aturan yang harus kami patuhi seperti tetap memakai masker, jaga jarak, dan selalu mencuci tangan. Sekolah sudah dibuka dengan masih tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, karena virus corona ini sewaktu-waktu dapat menyebar kembali.
Senang sekali setelah pandemi ini berlalu, aku dan teman-teman bertemu kembali. Kami berkumpul , bercanda dan tertawa bersama, sambil foto-foto sebagai kenang-kenangan. Kini, kami sudah menginjak bangku SMP. Sekolah baru dengan teman yang baru pula. Aku tambah senang karena ternyata aku kembali bisa bertemu muka dengan sahabatku waktu di SD dulu, Adien. Saat penentuan kelas, ternyata aku dan Adien ditempatkan di kelas yang sama. Kami bisa bersahabat kembali dan bisa berkenalan dengan teman-teman baru.
Terimah kasih Adien, yang selalu setia mendengar curhatan dan keluh kesalku.
Thank you for being my best friend. Be my best friend I know.
Semoga kita bisa bertemu lagi di SMA. See you.
Watansoppeng, 26 Agustus 2022
