Oleh: Nur Rifqah Salsabil
Aku bingung harus mulai darimana. Huftt, ternyata hidup penuh dengan tanda tanya. Mungkin saja hari ini kita sedang tertawa lepas bersama dan keesokan harinya ada hal tak terduga yang terjadi. Menjadi orang yang selalu memikirkan dan mengerti orang lain tanpa memikirkan diri sendiri itu ternyata melelahkan.
Entah kenapa diri ini selalu saja merasa tidak enak kepada siapa saja dan selalu memikirkan perasaan orang lain. Apakah dia marah dan akan menjauhiku? Apakah cara aku salah? Entahlah, semuanya menumpuk di pikiran. Selama ini aku selalu saja merasa tidak enak dan memikirkan orang lain, namun aku lupa bahwa aku juga butuh dipahami dan tak ada seorang pun yang memahamiku.
Ingin sekali bersifat bodoh amat dan tidak peduli dengan apa yang terjadi. Namun tidak bisa, terasa sangat sulit. Aku mempunyai ketakutan yaitu aku takut sendiri dan tidak punya teman. Aku ingin berteman baik dengan semuanya, tapi terkadang aku sendiri yang membuat mereka tidak merasa nyaman denganku. Mungkin hal buruk akan terjadi karena semesta ingin mengajarkan untuk lebih dewasa lagi.
Aku pernah membaca sebuah quotes yang bertuliskan “Jangan lupa mensyukuri semua hal yang terjadi di hidupmu setiap harinya, semua pasti mendewasakan”. Namun, menerapkan itu sangat susah. Waktu terus berjalan, detik demi detik telah berlalu, tapi aku masih saja dihantui dengan pikiran yang kacau dan selalu bertanya,” Apakah dia marah? Apakah semua orang akan menjauhiku? Semoga saja tidak.
Aku berharap ada seseorang yang dapat memahami perasaan aku sekarang, dan berharap besok dan seterusnya akan baik-baik saja seperti sedia kala tanpa adanya perdebatan apa pun. Semoga diri ini bisa berubah menjadi lebih baik lagi. Aamiin.
Watansoppeng, 25 Februari 2023
