Oleh : Sinar
Suatu hari lahirlah seorang anak perempuan dan anak laki- laki. Orang tua mereka sangat akrab, dan mereka telah menjodohkan anak-anaknya.Setelah anak-anaknya sudah berumur 1 tahun,mereka berencana ingin merayakan ulang tahun mereka secara bersamaan.
Tetapi saat mereka ingin mempersiapkan tempat pestanya,orang tua mereka kecelakaan. Ayah dari anak perempuan itu meninggal. Ayahnya bernama Pak Dodi.
Mereka semua merasa sangat kehilangan. Setelah 2 bulan kepergian suami Bu Fika, ia dan anaknya pindah ke luar kota. Anak lelaki itu sangat kehilangan temannya. Mereka menangis karena harus berpisah.
Tak terasa waktu berlalu, anak lelaki tersebut sudah duduk di bangku SMA. Dia masih selalu mencari-cari keberadaan teman kecilnya. Lelaki kecil yang sudah tumbuh jadi remaja itu bernama Alvin.
Alvin adalah ketua OSIS di sekolahnya. Ia adalah idola cewek-cewek di sekolah tersebut. Siapa juga cewek yang tidak suka cowok yang cerdas dan sangat tampan. Pasti mereka bersaing untuk mendapatkan hati sang cowok idola mereka.
Suatu hari, di sekolah Alvin ada murid baru yang bernama Elsya. Elsya adalah anak pindahan dari Jakarta. Elsya memiliki paras yang cantik dan juga sangat pintar. Dia memiliki segudang prestasi yang membanggakan.
Nah, di sekolah barunya ini, ia memiliki saingan, yaitu Alvin. Mereka saling membenci. Alvin tidak mau memiliki saingan. Ia hanya ingin dia yang paling pintar di sekolahnya. Alvin selalu menjahili Elsya. Bahkan Alvin mengunci Elsya di kamar mandi agar Elsya tidak mengikuti pelajaran.
Elsya sangat marah kepada Alvin karena telah menguncinya di dalam kamar mandi.
“Hei…emang salah aku apa sih. Kenapa kamu tega mengurung aku di dalam kamar mandi!” Serunya.
Alvin menjawab dengan santai,” Ya salah kamu. Mau tahu kenapa?” Yaa.. karena kamu sekolah di sekolah ini, dan kamu menjadi saingan aku”. “Paham..!” teriak Alvin dengan begitu kerasnya.
