Oleh: Ridho Putra*

Sepanjang perjalanan, Dicky berpikir apa yang akan dilakukan oleh Hydho dan Daniel terhadapnya. Dia merasa aneh karena diundang ke pusat pimpinan Hyniel City. Sesampainya di pusat pimpinan tersebut, Dicky disuruh duduk sembari menunggu mereka.

Secara tidak sadar, kursinya bergerak dan memasuki lorong. Dicky mulai takut. Tak lama sudah ada Hydho dan Daniel di hadapan dia. Hydho menginterogasi Dicky tentang dirinya dengan temannya si Rifho. Dicky menceritakan seluruhnya. Hydho paham dengan keadaan Dicky. Hydho menawarkan dirinya untuk menolong temannya Dicky tersebut. Dicky berterima kasih sekali kepada Hydho.

Keesokan harinya, Dicky kembali. Dia bekerja di Techno Club seperti biasanya. Dia merasa kesepian ketika tidak melihat Rifho. Pada sore harinya, Dicky mendapati ada kartu memori. Dia mencoba mengambil dan memberitahu ada yang ketinggalan kartu memori. Tidak sadar, kartu tersebut menginfeksi Dicky dan muka Dicky mulai pucat dan kehilangan kendali. Tiba-tiba, ada gelak tawa jahat yang muncul. Ternyata dia yang menginfeksi Rifho dan Dicky. Siapa orang itu? Apa tujuan di balik itu semua?

Jangan sampai terlewat ya.

𝘽𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙗𝙪𝙣𝙜

*Penulis adalah siswa SMAN 1 Nan Sabaris Padang

(Visited 12 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *